Ulasan Pelanggan
Lihat apa kata pelanggan kami tentang pengalaman mereka bersama kami.
14891 ulasan
Maria Princes
arsitekturnya bagus banget 🤩🤩, bener" cakep. halamannya cukup luas. terdapat gua maria serta museum juga. sangat tertata rapi dan petugasnya juga ramah dan baik ketika ditanya" 😁. …
mardia ningsih
Datang kesini dalam rangka ikut tur dan diperbolehkan masuk didepan halaman gereja. Sungguh takjub melihat bangunannya. Karena biasanya hanya bisa melihat dari sisi mesjid istiqlal saja, tetapi ini bisa melihat lebih dekat masuk kedalam halaman gereja. Semoga ada kesempatan untuk melihat arsitektur dalam gereja.
Beni YS
Gereja Katedral Jakarta ada museumnya juga. Sangat menarik karena dapat mengetahui sejarah gereja Katolik masuk ke Indonesia. Dijelaskan dengan detil secara visual
Hesty Mangunsong
Bagus yaaaaa Bangunan seperti gereja2 di Eropa....ya ini salah satu Gereja tua di Indonesia Sebagai umat Katolik bangga sih karena punya gereja yg terjaga & terawat baik seperti ini. Di dalam tidak pakai AC aja tapi cukup adem. Karena ini katedral, jadwal Misa jg cukup banyak...ke sini karena baru tiba di stasiun gambir, lgsung kejar jadwal Misa 16.30 Gampang banget transportasi ke gereja ini, selain ojek online, ada angkot gratis Jaklingko & Bis Transjakarta dari stasiun gambir, tapi harus sabar nunggu di halte dpn Gambir ya...Halte Transjakarta yg besar terdekat turun adalah Juanda, stasiun kerete KRL yg terdekat juga Juanda. Jalan kaki sekitar 300m aja ke gereja.
leonardus bambang setiono
Gereja Katedral yang paling astetik menurutku... Bersebelahan dengan Masjid Istiqlal. Suasana di dalam gereja sangat membuat nyaman dan tenang. Ada Gua Maria juga.
Finsensia Sinaga
Salah satu gereja terbesar yang aku datangi dan sangat indah 🤗. Dan Paus Fransiskus juga berkunjung ke tempat ini, sangat luar biasa. Interiornya sama dengan yang di LN yang sering aku lihat di sosial media. Sudah beberapa kali gereja disini dan tetap selalu kangum dengan segala isinya 🥹🥰😘. Tempatnya adem dan nyaman, bahkan tipe kursinya juga tipe kursinya yang nyaman, sangat empuk dan baik. Suasananya menenangkan. Suara yang dari mimbar sangat jelas.
Farin Byb
Pengalaman berkunjung kesini pada 26-27 Januari 2025. Peziarahan pengharapan tahun Yubelium 2025 Gereja Katolik katedral Jakarta yang sangat keren..
Red M's
Kereennnnnnn Cuman ga besar ya Kelihatannya dr luar besar Bangunannya keren..kuno sekali kaya kastil2 Goa marianya ada batu lourdes nya 👍👍👍
Mr. KitKat
Tiap ada urusan bisnis ke Jakarta pasti selalu sempetin ibadah kesini. Arsitektur yg menarik, ga pernah bosen untuk datang kesini.
tiwi Widiarti
ke jakarta, tanpa sengaja, baca-baca anjuran dari KAJ (Keuskupan Agung Jakarta), maka ber 13 (karena tim Sempu, elang-angel-noah dah pulang) menyusuri 9 gereja dari 69 gereja di jakarta, yang berlabel Porta Sancta... nah antara lain di katedral ini, suasana selalu syahdu ya, masuk gereja, berdoa, bersyukur yang paling banyak dilantunkan.. di usia setuwir ini, Tuhan masih beri kesempatan untuk hidup, penuh kesehatan, kekuatan dan ketangguhan (resilien)... maka selalu sujud syukur lah kami saudara2 .. ada Ameen ?....Ameen...3 x
Ilham Maulana Ash Shiddieq
Berkunjung ke sini pada Februari 2025 silam untuk mengadakan kerja sama dengan Paroki Katedral Jakarta. Mendapat tur dan penjelasan langsung di depan altar oleh Pastor Kepala Paroki, Romo Hani Rudi Hartoko. Setelahnya berkesempatan bertemu dengan bapak Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Jakarta (Romo Samuel Pangestu). Banyak informasi yang saya dapat dari tur di dalam katedral. Gereja katedral pertama di lokasi ini dibangun pada tahun 1829, tetapi runtuh pada tahun 1890 akibat konstruksi yang lemah. Katedral saat ini adalah hasil pembangunan ulang yang selesai pada tahun 1901 dengan gaya Neo-Gotik Eropa yang masih bertahan hingga sekarang. Beberapa bagian katedral, termasuk struktur utama dan ornamen, menggunakan material yang diimpor langsung dari Belanda dan Eropa lainnya. Misalnya, tiang-tiang besi yang digunakan di dalam gereja dibuat di Belgia. Uniknya di sini, menara di Katedral Jakarta terbuat dari rangka besi, berbeda dengan kebanyakan gereja di Eropa yang menaranya terbuat dari batu. Katedral ini memiliki tiga menara, yang tertinggi mencapai 60 meter. Langit-langit Katedral terbuat dari kayu jati agar tidak mudah roboh saat terjadi gempa bumi. Katedral Jakarta juga pernah menjadi tempat pembukaan Kongres Pemuda. Di dalam katedral terdapat beberapa reliquary atau tempat penyimpanan relikui para santo dan santa, termasuk bagian dari pakaian dan tulang mereka. Salah satu relikui yang tersimpan adalah milik Santa Ursula, pelindung pendidikan Katolik. Jika dilihat dari atas, denah katedral membentuk salib Latin—sebuah ciri khas arsitektur gereja Eropa pada abad pertengahan. Pintu utama mengarah langsung ke altar, menandakan perjalanan spiritual umat Katolik menuju Tuhan. Di dalam kompleks katedral terdapat Museum Katedral, yang menyimpan berbagai artefak bersejarah, termasuk dokumen gereja, peralatan misa kuno, dan foto-foto perkembangan Katolik di Indonesia sejak zaman kolonial. Pada masa pendudukan Jepang (1942–1945), banyak misionaris Katolik diusir dari Indonesia. Sebagian besar pelayanan keagamaan bagi komunitas Katolik Indonesia dipindahkan sementara ke Gereja Good Shepherd di Singapura, sebelum akhirnya kembali ke Jakarta setelah perang. Senang sekali bisa berkunjung ke Katedral Jakarta! Terima kasih atas tur gratis dan penjelasannya, Romo Hani. Tuhan berkati. Salve!
Rio Marchello
Salah satu gereja bergaya Neo-Gotik di Indonesia & icon gereja dari umat Katolik di Indonesia. Gerejanya bagus, hawa “jaman dulu”-nya masih dijaga, setiap sakramen ekaristi rasanya damai. Umat sekitarnya ramah-ramah, sudah beberapa orang yang saling kenal sama saya mulai dari calon baptisan sampai orang lansia. Satpamnya ramah mau kasih guidance ke orang-orang & turis. Toilet tersedia disini tapi posisinya di belakang agak nyempil, untuk umat yang sebelumnya biasa ke Katedral di era Romo Bratakartana, mungkin bakal kaget sama perubahan outdoor di Gereja karna sekarang lebih dialihfungsikan untuk tempat duduk Umat di Misa Besar (hampir semuanya tertutup. Untuk umat non-katolik boleh banget kok kesini untuk mampir foto-foto, bahkan masuk gerejanya juga bukan masalah selama gak mengganggu proses misa. Salah satu spot foto yang bagus di Jakarta Pusat
Tulis Review di Aplikasi
Untuk menulis review, silakan gunakan aplikasi CilacapConnect. Download gratis!